Bersepedalah wahai kawan

Bumi kini sedang bersedih, pemanasan global dimana-mana, asap knalpot dan pabrik pun merajalela, hidup menjadi tidak sehat, dan tidak ramah lingkungan, mari kita bangkitkan budaya hidup sehat dengan bersepeda, nggowes yuk...salam nggowes untuk seluruh Indonesia dan Dunia
Latest Article Rajin mampir, kini Nggowes.com update setiap hari

Pakai Onthel, Bung Karno Juga Bisa Freestyle !

Berikut ini cerita tentang seajrah Bung Karno dan sepeda

Tidak banyak literatur tentang itu. Bung Karno dalam biografinya hanya menyinggung sedikit masa-masa sekolah di HBS Surabaya. Masa-masa ia berjalan kaki, sementara para murid Belanda sudah ber-haha-hihi dengan sepeda angin. Ia lantas berusaha memperketat pengeluaran sehingga bisa menyisihkan sedikit uang bulanan untuk ditabung. 

Prinsip sedikit demi sedikit lama-lama membukit itu berbuah sepeda juga. Judulnya, “Bung Karno Akhirnya Punya Sepeda”. Tapi judul itu tidak bertahan lama. Dalam satu kesempatan, Anwar Cokroaminoto, putra H.O.S. Cokroaminoto yang masih berusaha tujuh tahun, iseng-iseng mengeluarkan sepeda Bung Karno, dan menaikinya. Tentu saja tanpa seizin Bung Karno.

Guubbbraaaaakkk…. Anwar tidak bisa mengendalikan laju sepeda, dan menubruk tembok. Sepeda ringsek seketika. Demi melihat suara tubrukan, Bung Karno menghambur keluar. Matanya terbelalak, jantung berdegup kencang, si pitam naik ke ubun-ubun. Ia lihat Anwar berdiri ketakutan, dan tentu saja kesakitan. Sukarno mendelik dan menyepak bokongnya. Anwar pun menangis meraung-raung. Hati Sukarno sendiri menangis melihat sepeda kesayangan yang ia beli dengan susah payah, kini ringsek sudah.

Beberapa tahun kemudian, ketika Sukarno sudah menjadi tokoh pergerakan, mengetuai organisasi, mendapat honorarium… ia berkisah, kembali membeli sepeda. Tapi bukan untuk dirinya, melainkan untuk si Anwar. Mungkin ia merasa bersalah karena dulu telah menyepak bokong Anwar karena marah.
 Pendek kata, Sukarno adalah pengendara sepeda yang baik. Dalam beberapa kunjungan ke luar negeri, ia bahkan menjajal sepeda-sepeda onthel kebanggaan negara itu.

Salah satu foto bahkan menunjukkan freestyle onthel ala Bung Karno. Ia bisa menghentikan sepeda, tanpa menjejakkan kaki ke bumi, badan membungkuk dan memegang roda depan.


Foto yang lain menunjukkan, zaman dahulu pun, freestyle sudah ada. Bedanya, kalau dulu menggunakan sepeda onthel, sekarang memakai sepeda BMX.
 

Hebat juga ya zaman dahulu sudah bisa FreeStyle, Apalagi Presiden juga menyenangi kegiatan Nggowes dan bisa atraksi..salaut sama Bung Karno :)

Sumber : http://warungkopi.okezone.com/showthread.php?10262-Pakai-Onthel-Bung-Karno-Juga-Bisa-Freestyle-!



Indonesia Memiliki Sepeda Termahal di Dunia



Sepeda yang sangat mahal harganya di Indonesia bukan karena terbuat dari emas, intan, mutiara atau sebangsanya. Barang yang sudah kuno menjadi sangat langka justru di Indonesia menjadi daya tarik, makin langka maka semakin mahal karena di cari. Seperti itulah negara kita karena gudangnya museum dari berbagai hasil kebudayaan baik berwujud barang maupun seni.
http://1.bp.blogspot.com/-Cc2S6o9jnaM/URUXEfQwtnI/AAAAAAAABho/SK4u9pPEsgk/s1600/index.jpg
Pernah mendengar kalau harga sepeda onthel setara dengan mobil xenia? gila sepeda onthel apaan itu apa terbuat dari emas! Tidak juga, inilah sepeda Gazelle buatan Belanda yang dari keluaran pertama harga bisa sampai setara dengan mobil xenia. 

Sejarah singkat Sepeda Gazelle
Gazelle Perusahaan ini didirikan 1892 oleh Willem Kölling dan Rudolf Arentsen. Pada awalnya mereka menjual sepeda diimpor dari Inggris. Mereka mulai produksi sendiri menggunakan nama Gazelle pada tahun 1902. Setelah berpindah tangan beberapa kali, Gazelle kini dimiliki oleh Glide Buy Out Fund, sebuah dana ventura modal Belanda.
Selama periode dari tahun 1920 sampai 1940 itu, sepeda Gazelle telah sukses mengekspor ke Hindia Timur. Banyak sepeda Gazelle bertahan hidup di seluruh Indonesia bahkan hari ini dan sangat dicari Belanda (kolektor ). Selama periode ini, Gazelle menggunakan karakter kartun Piet Pelle.
Perkembangan termasuk pengiriman sepeda dilipat pada tahun 1930 dan sepeda tandem diperkenalkan pada tahun 1935. Sebuah sepeda listrik diproduksi pada tahun 1937 bersama-sama dengan Philips. Pada tahun 1954 Gazelle menjadi perusahaan publik dan membangun sepeda berjuta unit. Pada tahun 1959, Gazelle dipatenkan 3 Kecepatan sistem pegangan pertama gir.
Dalam pertengahan 60-an membangun sebuah "Racing Divisi Khusus" lokakarya di pabrik mereka di Dieren. Dalam workshop ini frame ras handbuilt oleh pengrajin terampil. Pada puncak sukses komersial mereka (sekitar 1980-1985) sekitar 35 orang dipekerjakan. Gazelle telah sukses dengan baja berbingkai "Champion Mondial" sepeda dan disponsori tim balap TVM sekarang terkenal.
Gazelle adalah produsen sepeda pertama Belanda untuk memperkenalkan "Kwikstep" sepeda lipat pada tahun 1964. Bagian depan-hub rem drum yang dikembangkan pada tahun 1968 dan masih di produksi hari ini.
Ulang tahun keseratus pada tahun 1992 bertepatan dengan delapan juta sepeda diproduksi. Putri Margriet diklasifikasikan perusahaan "Royal" Gazelle untuk menghormati ulang tahun. Sejak saat itu satu juta sepeda yang diproduksi setiap tiga sampai empat tahun.
Pada tahun 2009, memenangkan sepeda Gazelle Belanda Tahun dengan sepeda listrik Innergy Chamonix. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kompetisi bahwa sepeda listrik telah memenangkan penghargaan bergengsi.
Pada tahun 2010, Gazelle terpilih merek sepeda yang paling terpercaya dalam survei merek Intisari Pembaca tahunan di Eropa.

sumber :http://serbafakta.blogspot.com/2013/02/indonesia-memiliki-sepeda-termahal-di.html#.UXeTUEoXefB
 
Support : B2W | Majalah Sepeda | Jersey-Sepeda | Surya26.com | Olshop | Buah Matoa
Copyright © 2013. nggowes.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
-->