Bersepedalah wahai kawan

Bumi kini sedang bersedih, pemanasan global dimana-mana, asap knalpot dan pabrik pun merajalela, hidup menjadi tidak sehat, dan tidak ramah lingkungan, mari kita bangkitkan budaya hidup sehat dengan bersepeda, nggowes yuk...salam nggowes untuk seluruh Indonesia dan Dunia
Latest Article Rajin mampir, kini Nggowes.com update setiap hari

Seni Lukis menggunakan Ban Sepeda



KLIKPOSITIF -  Melukis dengan kuas di atas kanvas sudah biasa dilakukan oleh seniman, seorang seniman asal Singapura, Thomas, mencoba cara baru untuk menciptakan karya lukisnya, yaitu dengan ban sepeda.
Proses melukis dengan melapisi ban dengan pigmen hitam. Lukisan ini mencakup ilustrasi menakjubkan menara eiffel, dan jembatan London.
Berikut lukisan dengan ban karya Thomas:






 Salam nggowes :)

sumber : http://www.klikpositif.com/news/read/14312/foto-karya-lukis-thomas-dengan-ban-sepeda.html

Kampus UMM Bergowes


Berada di tepi jalan nasional Jalan Raya Tlogomas Kec. Dau Kab. Malang yang menjadi akses mobilitas semua kendaraan dari dan ke Kota Wisata Batu (KWB) menuju Kota Malang, Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang terimbas kemacetan tak terkira. Setiap hari, sepanjang tahun. Terutama saat jam sibuk, pagi di hari kerja dan paling parah terjadi ketika akhir pekan, Sabtu-Minggu, saat pelancong domestik dan mancanegara menikmati berbagai destinasi wisata di KWB dan Malang  Raya. Jalan dua arah selebar sekitar 8 m itu seolah tak mampu menampung beban mobilitas kendaraan. Titik yang berpotensi padat hingga macet kian menyebar. Mulai dari Simpang Terminal Landungsari (berjarak 250 m dari Kampus III UMM), Eks Pasar Dinoyo di Jl Mayjend MT Haryono yang sejak tahun lalu dibangun mall, Simpang 3 Jl Mayjend MT Haryono-Jl Gajayana hingga Simpang Empat Jl Mayjend MT Haryono-Jembatan Jl Soekarno Hatta-Jl Mayjend Pandjaitan dan seterusnya. Warga Malang  Raya (Arema), atau yang pernah kuliah di Malang dan pelancong di Jatim pernah merasakannya.  
Fenomena kemacetan tak hanya lekat dengan Jakarta. Surabaya dan Malang, kota terbesar kedua dan ketiga di Jatim, kini telah tertular “virus” yang dihasilkan oleh industri otomotif nasional. Pertumbuhan ekonomi yang menjadikan Malang sebagai Kota Pendidikan telah menjadikan warga terpaksa kudu mengakrabi kemacetan. Bayangkan, UMM saja punya 31 ribu mahasiswa dan 1.100 karyawan serta dosen! Mereka tersebar di kampus 1 Jl Bandung, Kampus 2 Jl Bendungan Sutami dan Kampus 3 Jl Raya Tlogomas. ‘’Kemacetan setiap hari di sekitar Kampus 3 Jl Raya Tlogomas sudah sangat parah, butuh langkah extraordinary,’’ ungkap Rektor UMM, DR. Muhadjir Effendy.  
Doktor sosiologi militer ini pun memutar otak untuk mengurai kemacetan di sekitar Kampus 3 UMM yang memiliki luas lahan hingga 52 ha tersebut. Upaya merancang moda transportasi di dalam kampus pun digagas. Mulai dari pengadaan mobil shuttle di dalam kampus, pembangunan tempat parkit kendaraan di batas luar kampus hingga pengadaan 350 sepeda untuk warga kampus 3 UMM serta tempat parkirnya.
Sabtu (16/11) kemarin, perubahan itu mulai dijalankan. Program UMM Go Green n Clean dimulai dengan aksi funbike bersama warga kampus. Kawasan berjuluk Kampus Putih; Dari Muhammadiyah untuk Bangsa itu memulai aksi bersepeda. ‘’Untuk UMM Go Green n Clean, kita komitmen untuk investasikan dana sekitar Rp 2 miliar. Pengadaan 350 unit sepeda untuk warga kampus ini adalah salah satu buktinya,’’ beber rektor kelima UMM yang menggantikan Prof. Malik Fadjar ini.
Tahun depan, pengadaan sepeda akan dilanjutkan hingga mencapai 2 ribu unit. Sehingga, warga kampus atau tamu di Kampus 3 UMM nantinya bisa menikmati UMM Go Green n Clean dan shuttle car yang menghubungkan beberapa destinasi, secara gratis. Mulai dari gerbang utama, Masjid AR Fachrudin, Dome UMM, Gedung Kuliah Bersama (GKB), Stadion UMM, Lab Pertanian, Perpustakaan, Kantin, Student Center, Aula BAU, Taman Helipad hingga Kolam Taman. ’’Rekayasa sosial telah dimulai. Tentu, masih banyak PR yang perlu dibenahi,’’ tandas Muhadjir, pria kelahiran Madiun 57 tahun silam ini. (jalal) 

sumber:  http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/kampus_umm_bergowes_8

Hovenring, Jembatan Penyebrangan Khusus untuk nggowes Pertama di Dunia



Hovenring adalah jembatan melingkar khusus untuk sepeda pertama di dunia. Sesuai dengan namanya, bisa ditebak jika jembatan unik ini terletak di Belanda. Berada di antara kota Eindhoven, Veldhoven dan Meerhoven, nama dari Hovenring diambil dari ketiga kota tersebut “Ring of Hoven”. Ide untuk membangun jembatan khusus sepeda ini mulai muncul pada tahun 2008 ketika lalu lintas secara signifikan tumbuh di jalan raya antar kota dan jalanan tidak lagi ramah terhadap pengendara sepeda.
Untuk mengatasi masalah ini dewan kota kemudian segera memutuskan untuk mengubah jalan raya menjadi persimpangan jalan biasa untuk lalu lintas mobil. Namun untuk jalur sepeda mereka memutuskan untuk membuat sebuah proyek  yang juga akan berfungsi sebagai sebuah ikon kota.
 
 
Jembatan Hovenring dirancang oleh biro arsitek IPV Delt. Tiang utama memiliki ketinggian 70 meter dengan kabel yang menyangga sebanyak 24 kabel dan lantai jembatan yang berbentuk lingkaran yang terbuat dari 1.000 ton baja. Pembangunan konstruksi jembatan dimulai pada 11 Februari 2011 dan pertama kali dibuka pada 30 Desember 2011.
Namun jembatan khusus sepeda ini pernah terpaksa harus ditutup kembali akibat getaran tak terduga di dalam kabel yang disebabkan oleh angin. Setelah dilakukan penelitan, kemudian dilakukan pemasangan dua jenis peredam yang dipasang pada kabel untuk meredam masalah getaran. Hovenring dibuka kembali untuk umum pada tanggal 29 Juni 2012.
Salah satu yang menarik dari Hovenring adalah sistem pencahayaannya. Pada saat malam, jembatan ini terlihat sangat cantik berkat tata cahaya. Elemen pencahayaan Hovenring terdapat pada lantai yang berbentuk melingkar seolah seperti berada pada lantai dansa (dance floor). Pencahayaan juga terdapat pada pagar sekeliling, yang bertujuan untuk menerangi wajah supaya pengendara satu dengan lainnya dapat saling mengenali.




sumber : http://www.mobgenic.com/2014/03/01/hovenring-jembatan-penyebrangan-khusus-sepeda-pertama-di-dunia/

Mari Kita Gowes Pake Sepeda Angin, Gaaann!




Gan, konsep bike to work kan udah lama ada. Kalau belum bisa ke kantor pake sepeda, gimana kalau olahraga dulu aja pake sepeda? Kan enak, tuh, gowes di Minggu pagi atau sore. Selain badan jadi sehat, pikiran juga jadi segar karena bisa sambil lihat-lihat pemandangan indah. Nah, ada rekomendasi sepeda unik nih gan...

Sepeda Unik SPEDIN, Si Sepeda Angin



Disebut spedin karena daya-nya menggunakan accu. Jadi disebut sepeda listrik dengan tenaga angin.


Rakitan Sendiri
Sepeda unik angin Spedin ini dibuat dengan cara merakit sendiri. Makanya harus pesan dulu, karena harus beli bahan-bahannya dulu. Setelah bahannya siap, baru dirakit satu-satu. Salah satu bahan yang digunakan untuk sepeda angin ini adalah kipas angin DC. Kelebihannya, selain irit tenaga (watt kecil), juga menimbulkan suara, sehingga meminimalisir kecelakaan.


Kenapa Pilih Jual Sepeda Angin
Bisnis sepeda angin ini mulai 2012. Sengaja pilih sepeda dengan tenaga angin karena sangat cocok digunakan di jalan datar. Jadi, nggowesnya lebih ringan. Tapi tetap nggak menghilangkan unsur olahraganya. Ini juga mendukung konsep go green, yaitu mencegah atau mengurangi pemanasan global. Asyik kan, Gan? Olahraga sambil jaga lingkungan. Sambil menyelam, minum air


Ukuran Sepeda
Paket untuk sepeda unik dengan tenaga angin dapat dipasang untuk berbagai ukuran sepeda, asalkan bisa dipasangi kipas angin DC dan accu. Pokoknya Agan tinggal sebut aja ukuran sepedanya. Nanti dibikinin..


Hot Price!
Untuk sementara baru bisa menerima pesanan sepeda unik di Jakarta, karena masih ada urusan lain yang harus dilakukan, Gan. Mulai dari Rp1,5 juta/paket.


Mereka juga terima merakit sepeda tenaga angin dengan biaya rendah (pedal lebih ringan, karena tenaga angin tambahan). Sepeda dari Agan juga bisa, bahan dari mereka. Kalau mau sistem kayak gini agan cuma bayar Rp 850.000./paket.   Sumber : http://www.kaskus.co.id/post/5232de8a38cb170932000001#post5232de8a38cb170932000001   

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H



Mohon Maaf Lahir & Bathin 

Salam Nggowes

Berdayakan Jalur Sepeda


Penggunaan sepeda di Jakarta kini kian marak. Selain sebagai penyaluran hobi, budaya bersepeda mulai digalakkan oleh berbagai kalangan masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat polusi udara di ibukota sekaligus menghemat energi. Namun padatnya Kota Jakarta menyebabkan pengendara sepeda tak leluasa mengayuh sepedanya dan bahkan tak jarang “terseret” oleh para pengendara kendaraan bermotor yang berseliweran. Atas dasar itulah Pemkot DKI Jakarta membuat jalur khusus sepeda di beberapa titik.

Jalur sepeda adalah jalur yang khusus diperuntukkan bagi pengguna sepeda, dipisahkan dari lalu lintas kendaraan bermotor untuk meningkatkan keselamatan pengguna sepeda. Jalur sepeda ini hanya dipisahkan dari jalur biasa dengan marka jalan atau warna jalan yang berbeda. Lebar lajur sepeda sekurang-kurangnya 1 meter, dapat dilewati satu sepeda dengan ruang bebas di kiri dan kanan sepeda dengan jarak yang cukup, dan jalur untuk lalu lintas dua arah sekurang-kurangnya 2 meter.

Di sepanjang lajur selebar 1,5 meter itu diberi cat khusus berwarna hijau dilengkapi gambar sepeda dan sejumlah rambu khusus lainnya. Pengamanan lajur sepeda ini dilakukan untuk mensterilkan dari kendaraan lainnya, agar pesepeda dapat memanfaatkan lajur tersebut semaksimal mungkin dan tentunya supaya aman dan nyaman bersepeda. Hadirnya jalur sepeda menjadi langkah awal bagi Jakarta menuju kota hijau dan ramah lingkungan.

Jalur sepeda pertama di Jakarta dibangun yakni untuk rute Taman Ayodya-Blok M, Jakarta Selatan sepanjang 1,5 kilometer pada akhir Mei silam. Menanggapi pembangunan jalur khusus sepeda, Komunitas Sepeda Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta menyediakan jalur sepeda di lima wilayah. Kini lajur lain yang juga direncanakan dan dipersiapkan untuk dijadikan jalur sepeda yakni untuk rute Lebak Bulus-Pondok Indah-Pakubuwono-Universitas Moestopo-Sudirman. Beberapa waktu lalu, Walikota Jakarta Selatan sekaligus Ketua Komite Sepeda Indonesia, Syahrul Effendi, juga mengusulkan adanya lajur sepeda di sepanjang Kanal Banjir Timur dan di bawah jalan tol Cililitan-Tanjung priok.

Agar masyarakat semakin melek dengan keberadaan jalur khusus sepeda, pemkot berencana untuk memasang sejumlah billboard tentang jalur sepeda di Jakarta Selatan sebagai rangkaian sosialisasi fasilitas tersebut. Selain itu pemkot mengimbau kepada para pemilik usaha di sepanjang lajur sepeda untuk menyediakan parkir khusus sepeda bagi pengunjung yang datang menggunakan sepeda.

Menurut survei, Jakarta merupakan kota dengan tingkat polusi yang sangat tinggi di dunia. Dengan menjadikan bersepeda sebagai gaya hidup, Jakarta bisa menjadi kota yang ramah lingkungan. Jalur sepeda akan diperluas keberadaannya di lima daerah di Jakarta, khususnya di pusat perkantoran dan pusat-pusat keramaian lainnya. Dengan semakin luasnya jalur sepeda, jumlah pengguna sepeda di Jakarta juga diperkirakan akan meningkat.

Namun nyatanya di daerah perkotaan, khususnya Jakarta seringkali terdapat angkutan umum yang berhenti menghalangi jalur sepeda sehingga pengendara sepeda terpaksa menggunakan trotoar atau jalan umum yang berbahaya. Seringkali juga terlihat para pengemudi motor menggunakan jalur sepeda. Tukang ojek pun sering memarkir motornya di jalur sepeda. Lebih ironis lagi, tak lama setelah diresmikan, sudah terlihat bajaj-bajaj yang ngetem di jalur sepeda Taman Ayodya-Blok M. Hal tersebut sungguh memprihatinkan.

Meski demikian, pembangunan jalur-jalur sepeda oleh pemkot ini memang perlu kita apresiasi mengingat pentingnya fasilitas tersebut bagi pengendara sepeda. Dengan adanya jalur sepeda, hal tersebut juga menandakan bahwa masyarakat makin tertarik menggunakan sepeda sebagai alternatif alat transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tak menutup kemungkinan bila budaya bersepeda ini terus berkembang, jalur sepeda ditertibkan, Jakarta dapat bebas dari kemacetan. Bagi Anda yang belum pernah mencoba jalur sepeda atau mungkin bahkan belum pernah bersepeda di jalan-jalan besar di Jakarta, mungkin sekarang adalah saat yang tepat untuk mengayuhkan sepeda Anda dan memberdayakan jalur-jalur sepeda yang ada.

Semoga di kota-kota lainnya di Indonesia tersedia Jalur untuk nggowes

sumber :  http://pustaka.pu.go.id/new/artikel-detail.asp?id=304

TIPS NGGOWES SAAT PUASA BULAN RAMADHAN

TIPS BERSEPEDA SAAT PUASA – Topik inilah beberapa hari ini kami pikirkan, mengingat beberapa hari lagi Bulan Ramadhan tiba. Mengapa Tips gowes ketika Ramadhan ini seakan menjadi penting? Bagi kami pribadi dan saya yakin bagi Sobat maniak nggowes, Sobat tidak ingin meninggalkan aktivitas nngowes secara total bukan?

Beberapa TIPS NGGOWES/BERSEPEDA SAAT PUASA ini kami sarikan diantaranya dari pengalaman pribadi dan hasil sharing beberapa rekan di beberap forum. InsyaAllah jika menjalankan tips ini dengan dasar niat puasa sebagai ibadah dan niat gowes agar sehat, keduanya akan berjalan seiring.
Tujuh poin berikut TIPS BERSEPEDA SAAT PUASA:
  1. Cek dan Ricek Kondisi Sepeda. Hal ini merupakan ‘menu wajib’ gowes didalam maupun diluar buan puasa. Jangan sampai ban kempes atau rantai putus di tengah jalan dan terpaksa harus di dorong sampai rumah, sungguh melelahkan bukan? Bawa serta pula perlengkapan dan tool bersepeda dalam tas Anda, sebagai Antisipasi terjadi hal tersebut, meski ketika berangkat kondisi sepeda sudah dipastikan ‘sehat’. Tak salah juga Sobat tetap berbekal air minum dan makanan kecil, sebagai antisipasi ketika waktu buka puasa tiba sementara Sobat masih dalam perjalanan.
  2. Menggeser Waktu Bersepeda, Rata-rata kita menjalani aktivitas gowes pada pagi hari, selama bulan puasa kita bisa menggeser waktu gowes tersebut, misalnya sekitar pukul 15.30-17.00. Hal ini bertujuan menghindarkan kita dari kelelahan atau dehidrasi karena teriknya matahari  . Beberapa rekan menganjurkan jarak tempuh maksimal sejauh 8-15 km, dengan waktu tempuh 45-90 menit. So, lakukan dengan santai. Kecepatan cukup sekitar 10-15 km/jam. Bersepeda pada Sabtu atau Minggu bisa sudah cukup untuk menjaga kebugaran. .
  3. Atur Ritme Nggowes sesuai Kondisi Tubuh. Gowes secara bersama, kelompok, atau dengan seorang teman tentu akan lebih mengasyikkan, namun ingatlah untuk menjaga kecepatan, waktu tempuh dan jarak sesuai kemampuan tubuh Anda sendiri. Biasanya kita akan tergoda saat ada teman memacu sepedanya sedikit kencang, atau tanjakan yang menantang untuk ditaklukkan atau saat ada turunan yang menggoda kita tuk gowes sekencang-kencangnya. Sekali lagi ingat, kondisi vitalitas orang yang sedang berpuasa tentu berbeda. Dan, janganlah sungkan untuk beristirahat ketika tubuh Anda merasa lelah.
  4. Rencanakan Rute Nggowes dengan Matang. Tentukan Rute bersepeda dengan lebih matang, karena bersepeda tanpa tujuan hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga. Usahakan untuk menghindari rute-rute yang kurang ‘sehat’ seperti daerah macet, daerah dengan kadar polusi tinggi. Dan sebaliknya, pilih rute dengan kondisi yang hijau, Asri dan udaranya relatif sehat.
  5. Alokasikan Waktu Lebih. Untuk mengakomodasi waktu yang molor karena gowes santai, alokasikan waktu yang sedikit lebih lama. 
  6. Nggowes Bareng Lebih Seru. Usahakan untuk gowes dalam format berkelompok, tentunya ini akan lebih seru dan memotivasi, bisa jadi lelah yang sebenarnya mendera justru tertutupi karena ‘riung’ nggowes bersama rekan. Bisa juga disisipkan acara sesuai kondisi Ramadhan, misal ‘gowes bareng-buka puasa bareng’, seru kan?
  7. Sahur dan Berbuka dengan Menu Bergizi. Sudah pernah kami ulas pada posting sebelumnya, bahwa aktivitas bersepeda peru ditunjang kondisi tubuh yang prima, hal ini ditunjang oleh asupan dan pola makan kita. Sejatinya, pada bulan Ramadhan, soal makan, kita hanya  menggeser waktu ‘sarapan’ dan –mungkin- makan siang. So, karena betapa pentingnya ‘sarapan’ maka jangan lewatkan waktu sahur Sobat dengan menu yang bergizi.  Hal ini juga berlaku untuk menu berbuka. Dr. Hembing menambahkan bahwa di kala puasa akan lebih baik menambah konsumsi madu saat sahur.
Well, TIPS BERSEPEDA SAAT PUASA BULAN RAMADHAN ini kami harapkan akan sangat membantu Sobat cyclist tetap semangat, tetap sehat dan tak mengurangi kekhusu’an ibadah selama Ramadhan. Jika mungkin ada saran atau tips gowes tambahan silahkan sobat tinggalkan melalui kotak komentar yang telah kami sediakan, Oke? Dan kami segenap Kru ThingsBike.com mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Bathin apabila ada beberapa posting kami yang kurang berkenan. Mari kita masuki ‘bulan yang suci-Ramadhan’ dengan Hati yang bersih dan niat kuat untuk meningkatkan kualitas diri, Aaaaamiiin

sumber : http://thingsbike.com/tips-trick/tips-bersepeda-saat-puasa-bulan-ramadhan.html

Nggowes Pakai Sepeda ini Rasanya kaya Naik Lamborghini Aventador



INILAH.COM, Bolognese - Selain merayakan ulang tahun ke 50 dengan mengeluarkan supercar edisi spesial, Lamborghini juga ternyata mengeluarkan sebuah sepeda edisi khusus.
Lamborghini dikenal sebagai supercar yang kompak, ringan dan mudah untuk diparkir. Hal ini ternyata juga berlaku pada sepeda spesial mereka.
Dalam perayaan ulang tahun ke 50 mereka, Lamborghini menghadirkan BMC Lamborghini 50th Anniversary Edition Impec. Sepeda kencang dan spesial ini memiliki sejumlah fitur unik seperti Lamborghini.
Rangka atau frame sepedanya sebagian besar terbuat dari serat karbon, sama seperti Lamborghini Aventador.
Jok dan setangnya uniknya juga ditutupi bahan kulit yang sama seperti yang digunakan di interior Aventador. Warna kuningnya bahkan sama dengan Aventador edisi khusus ulang tahun yang baru saja diungkap Lamborghini.
Namun sebanding dengan kualitasnya seperti terlihat di mobil-mobil eksotis besutan Lamborghini, harganya pun sangat tinggi, yakni US$32.000 atau sekitar Rp320,7 jutaan.
Luar biasa untuk ukuran sebuah sepeda. Uang sebanyak itu bahkan bisa digunakan untuk membeli mobil sedan keluaran Jepang.
Lima puluh unit sepeda ini akan dibuat secara khusus dengan berdasarkan sistem made-to-order. Lamborghini Aventador sendiri memiliki bandrol harga US$393.695 atau sekitar Rp3,8 miliar.
Dengan memilikinya, Anda akan memiliki sebuah sepeda dengan citarasa khas Lamborghini, yakni ekslusif, menarik perhatian, dan mencolok mata.
Namun, sepertinya Anda bakal butuh lebih dari sekedar gembok untuk menjaga sepeda ini dari pencuri.
 
sumber : http://gowes.inilah.com/read/detail/1980200/inilah-sepeda-dengan-rasa-lamborghini-aventador

Sepeda Terbang, Di Masa Depan, Sepeda Pun Bakal Terbang


INILAH.COM, Praha - Sepeda tak hanya akan jadi alat transportasi ramah lingkungan di darat saja, karena di masa yang akan datang, kendaraan roda dua itu juga mungkin akan terlihat hilir mudik di udara.

Tiga perusahaan di Republik Ceko bekerja sama membuat prototip sepeda yang bisa terbang layaknya sebuah helikopter. Saat diujicobakan di hadapan media, boneka seukuran manusia diletakkan di sadel sepeda, sementara seluruh eksperimen digerakkan dengan pengendali jarak jauh.
Sepeda tersebut berhasil lepas landas dari sebuah pusat ekshibisi di Praha dan kemudian mendarat dengan selamat setelah terbang selama lima menit. Di masa mendatang uji coba ini akan melibatkan manusia dan ia akan mengendalikan langsung sepeda tersebut.
Seperti halnya sepeda konvensional, pemakai harus mengayuh ketika memakai sepeda ini di darat. Sepeda ini dilengkapi baterai yang tenaganya akan diperlukan jika ingin diterbangkan.
Bobot sepeda yang tampilannya mirip sepeda gunung ini mencapai 95 kilogram. Tenaga yang dipakai untuk terbang berasal dari dua baterai yang memutar baling-baling di depan sepeda, dua baling-baling lain di bagian belakang, serta masing-masing satu baling-baling di sisi kiri dan kanan sepeda.
Para perancangnya berharap akan ditemukan baterai canggih yang membuat sepeda ini bisa lebih lama terbang.
"Kapasitas baterai terus berlipat ganda setiap sepuluh tahun dan kami memperkirakan di masa depan baterai yang ada memungkinkan sepeda ini dipakai untuk olahraga, wisata, dan kegiatan-kegiatan lain," kata Milan Duchek, direktur teknik Duratec Bicycles, yang terlibat dalam proyek ini.

sumber : http://gowes.inilah.com/read/detail/1999601/di-masa-depan-sepeda-pun-bakal-terbang

Tips Nggowes di Musim Hujan


Nggowes di musim hujan memang tidak disukai goweser. Selain curahan hujan yang menggangu pengelihatan, lumpur yang membuat sepeda jadi kotor menjadi pekerjaan rumah bagi goweser.
Pakaian yang tepat dan keahlian saat melewati jalan yang berlumpur dan becek menjadi kunci saat gowes di musim hujan.
Berikut tips bersepeda di saat musim hujan :
1. Pakaian
Pakai jersey bagian dalam dan jaket parasut lengan panjang bagian luar. Celana sepeda panjang, atau pendek atau trainer terbuat dari parasut tipis, yang terpenting lindungi dada dan perut anda dari angin. Khusus untuk bersepeda pada waktu hujan, gunakan jaket parasut untuk musim hujan yang dilengkapi dengan tutup kepala, jika anda tidak menyukainya, gunakan helm yang bagian dalamnya lapisi plastik sehingga kepala anda tidak langsung terkena air hujan.
2. Persiapan badan
Sarapan atau makan terlebih dahulu sebelum memulai bersepeda di medan hujan suatu keharusan. Perut kosong tidak hanya akan membuat masuk angin tetapi juga lemas (akibat kelaparan).
Jangan minum tolak angin atau obat anti masuk angin sebelum dan selama bersepeda, karena obat-obatan tersebut dapat membuat anda mengantuk. Jika anda membawa baju kering, masukkan kedalam plastik kedap air, berikut juga dompet dan handphone anda. Jangan pakai kaus kaki putih karena setelah itu tidak akan pernah bisa kembali berwarna putih,
3. Kondisi Sepeda
Rendahkan sedikit posisi sadel, yakinkan rantai dan komponen gir lainnya telah dilumasi dengan baik (berlebihan juga tidak apa-apa). Sebisa mungkin menggunakan produk pelumas rantai khusus di medan basah. Air yang mengandung lumpur akan melarutkan pelumas dari rantai dan pasir akan menempel pada rantai lalu mengerus gir hingga aus.
Yakinkan sepatu rem (brake pad) berkualitas baik dan tidak tipis karena aus. Ban berprofil kasar atau khusus kondisi basah wajib digunakan untuk melewati medan yang licin. Tekanan ban dibuat lebih rendah tetapi jangan sampai kelihatan kempes.
Ban yang baik pada kondisi basah adalah yang terbuat dari karet alam dan biasanya yang berwarna hitam. Gunakan tempat minum, untuk menghindari lumpur yang akan menempel jika anda menggunakan botol.
4. Persiapan mental
Jangan berangkat kalau sayang dengan sepeda atau malas mencuci sepeda setelah itu, Jangan lakukan hal ini pada malam hari dan jangan berangkat jika anda sedang pilek atau tidak enak badan.
5. Skill (keahlian) di jalan berlumpur dan licin
Tetaplah duduk di sadel karena di jalan yang licin dan traksi roda harus tetap dipertahankan. Gunakan roda gigi yang lebih kecil dari yang biasa anda gunakan sewaktu kondisi kering. Tarik rem sebelum anda memerlukannya, hal ini akan membersihkan velg dari lumpur.
Jangan menerjang genangan air terutama jika terlihat berbuih atau bergelembung karena biasanya genangannya dalam dan mengandung lumpur yang tebal.

Sumber : http://www.sepedapancal.com/2011/12/tips-bersepeda-di-musim-hujan/

Mengurangi Kelelahan Pada Kaki Selepas Nggowes

Letih dan pegal pada kaki selepas nggowes? ini adalah konsekuensi logis. Salahsatu penyebab kelelahan ini diantaranya penumpukan asam laktat dan inflamasi (nyeri) pada otot dan persendian selepas menyokong aktivitas fisik bersepeda.




Dalam beberapa kajian disebutkan bahwa konsumsi air dingin selama dan selepas nggowes dapat mendatangkan manfaat diantaranya mengurangi penumpukan asam laktat dan mengurangi efek inflamasi. Pendapat lain menyebutkan bahwa konsumsi air dingin mampu mengurangi efek kelelahan (fatigue) pada pesepeda.
Masih terkait air dingin, selain dikonsumsi sebagai hidrasi, terapi air dingin dengan teknik perendaman dinyatakan dapat Mengurangi Kelelahan Pada Kaki Selepas Bersepeda lebih cepat.
Inilah mungkin yang menyebabkan perjalanan jauh bersepeda dengan destinasi akhir sungai, curug (air terjun) atau danau dirasa lebih menyenangkan. Hal ini sekaligus menunjukkan manfaat terapi air (dingin) mengurangi efek kelelahan pada tubuh secara umum, disamping efek pleasure pada psikologis.
Bagi Anda yang tidak menjumpai tempat-tempat dengan kondisi demikian pada destinasi akhir bersepeda Anda, tidak perlu khawatir. Disebutkan bahwa menambahkan bongkahan es/air dingin pada wadah yang kemudian merendamkan kaki Anda di dalamnya dikatakan memiliki efek yang sama dalam Mengurangi Kelelahan Pada Kaki Selepas nggowes

Sumber :http://thingsbike.com/tips-trick/mengurangi-kelelahan-pada-kaki-selepas-bersepeda.html#comment-1384


Hotel ini Mengajak Tamunya untuk Nggowes

Pernah terbayang engga, nginep di sebuah Hotel di kasih fasilitas sepeda untuk nggowes...bagi para bikers yang suka nggowes akan terasa senang sekali, bangun pagi langsung bisa nggowes keliling kota tersebut, Berikut ini hotel-hotel yang mengajak tamunya untuk nggowes 
Sepeda menjadi salah satu akomodasi alternatif yang bisa digunakan untuk berjalan-jalan saat liburan. Beberapa hotel ini menyediakan sepeda gratis yang bisa digunakan para tamunya.
Banyak hotel yang berada di sekitar destinasi wisata. Untuk mengakomodasi para tamunya, Hotel-hotel di bawah ini menyediakan sepeda yang bisa dipinjam bagi tamunya yang suka nggowes.

Le Meurice, Paris, Prancis
Hotel Le Meurice berada di Paris, tepatnya di dekat Museum Louvre. Jika dihitung, jaraknya sekitar 15 menit jalan kaki. Untuk memudahkan para wisatawan yang menginap di sana, pihak hotel menyediakan sepeda. Para tamu bisa meminjam sepeda dari hotel yang bisa digunakan untuk melancong ke Museum Louvre atau Taman Tuileries.
The Saguaro, California, AS

Pengunjung yang berlibur di Palm Springs, California dan menginap di The Saguaro bisa menjelajah kota dengan cara berbeda. Alih-alih berjalan kaki atau naik kendaraan bermotor, Anda bisa naik sepeda. Sepeda yang disediakan oleh pihak hotel ini memiliki warna yang cerah, satu tema dengan hotelnya yang memiliki konsep warna-warni. 
Ritz-Carlton Charlotte, North Carolina, AS
Hotel Ritz-Carlton di Charlotte, North Carolina, AS ini tidak hanya menyediakan sepeda gratis tapi juga teknisi sepeda. Jonathan Hodges merupakan seorang ahli yang bertugas mengurus dan memperbaiki sepeda yang ada di hotel. Pengunjung juga diberikan gembok agar sepeda lebih aman saat mereka ingin berhenti untuk makan atau belanja.

James Hotel, Chicago, AS
 Pengunjung yang menginap di James Hotel, Chicago, AS juga bisa berkeliling ke sekitar sana dengan sepeda. Ada 6 sepeda yang disediakan hotel tersebut. Tak cuma orang dewasa yang bisa meminjam sepeda tapi juga anak-anak. Karena ada dua sepeda anak kecil buatan Paul Frank. Dijamin, anak-anak pasti suka!
 Sebuah hotel butik mewah di London juga menyediakan sepeda. Sepeda yang disediakan pun tak kalah mewah. Para tamu bisa bersepeda ke sekitar Royal Park atau berkeliling ke destinasi-destinasi menarik yang ada di sekitar London.

The Charles Hotel, Boston, AS
 Charles Hotel, Boston, Massachusetts, AS telah memiliki layanan sepeda untuk tamunya selama 5 tahun terakhir ini. Sepeda yang juga dilengkapi dengan keranjang depan ini bisa digunakan tamu untuk berkeliling Boston. Mereka bisa mengunjungi Sungai Charles atau berkeliling Harvard Square dan Beacon Hill dengan sepeda.

Semoga di Indonesia juga ada hotel yang nyediain sepeda buat pengunjung hotel, sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan bebas polusi.

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/51506bef611243726b000003

Velokafi, Meja Kedai Kopi Untuk Para Pesepeda

Ngopi sambil sepedaan....hemm, rasanya enak banget ya, Cafe ini nyedian meja untuk yang gemar nggowes, sambil ngopi bagai mana caranya ya

Saat ini, di beberapa belahan dunia punya masalah dengan polusi. Ya, polusi yang salah satunya diakibatkan oleh asap kendaraan bermotor saat ini ditengarai menjadi penyumbang polusi terbesar dan tentunya akan semakin menurunkan kualitas udara.
Di beberapa negara, kini banyak himbauan agar masyarakat bisa lebih perduli dengan masalah polusi. Salah satunya ialah penggunaan sepeda untuk keperluan sehari-hari dalam artian untuk perjalanan yang dekat.
Untuk mendukung peningkatan jumlah pengendara sepeda pemerintah kota Zurich, Swiss meluncurkan ‘Drive-in’ untuk para pengendara sepeda.
Alat rancangan desainer ini dinamakan Velokafi yang memungkinkan pesepeda menaikkan sepedanya dan parkir di meja, jadi memungkinkan untuk makan atau menikmati kopi tanpa turun dari sepeda mereka.
Istimewanya, desain Velokafi terdiri dari meja kayu yang biasa ada di teras terkenal Swiss yang juga digunakan Rathaus CafĂ© – Swiss
Pengendara sepeda yang menggunakan Velokafi,  mendapatkan secangkir kopi dari Rathaus Cafe dan kopi merek Gipfelsturmer gratis.
The velokafi merupakan bagian dari program Stadtverkehr 2025,  yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur transportasi, pejalan kaki, pengendara motor, dan pesepeda serta tentunya mengurangi polusi akibat penggunaan kendaraan bermotor.
Ide bagus dari pemerintah Swiss ini mungkin bisa menjadi inspirasi untuk negara-negara lainnya menggalakkan sepeda menjadi transportasi utama.
Semoga nanti di Indonesia ada cafe yang bertemakan tentang tentang sepeda dan di semua kota hampir ada sehingga budaya sepeda semakin ramai hehehe :) 

sumber : http://uniqpost.com/72289/velokafi-meja-kedai-kopi-untuk-para-pesepeda/#_


Sepeda Produksi dari perusahaan Otomotif

Seperti apa sih rupanya seped produksi perusahaan mobil ternama, Kalau mobilnya saja modelnya bagus dan pasti harganya mahal, mari kita coba lihat sepedanya.
Sepeda dibuat oleh perusahaan otomotif? Pertanyaan ini mungkin terdengar mengejutkan bagi mereka yang bukan penggemar sepeda. Tapi sebuah perusahaan otomotif sekelas Mercedes Benz pun ternyata memasarkan produk sepeda.
Cara ini mungkin menjadi alternatif lain bagi penggemar mobil eksotis yang memiliki pundi-pundi uang tidak terbatas untuk setidaknya memiliki kebanggaan mengkoleksi sepeda yang dibuat oleh para perusahaan tersebut.
Namun jangan mengira semua penjualan sepeda ini hanya digunakan sebagai alat penjualan minor. Pasalnya ditengah tingginya kesadaran terhadap lingkungan, menggunakan sepeda sebagai alat transportasi telah menjadi trend baru, bahkan dikalangan para eksekutif.
Trend pemilihan sepeda pun mulai berubah, orang kini tidak hanya melihat pada kegunaannya saja, namun lebih kepada tampilan, utilitas serta prestisi dari sepeda itu sendiri.
Karena itulah, perusahaan otomotif besar lainnya seperti Ford dan Ferrari juga mulai mengincar pasar ini. Dengan memakai nama besar mereka, serta menawarkan desain produk yang menarik, maka tidak mungkin sepeda menjadi komoditas yang memberikan banyak keuntungan kepada mereka.
"Pengguna sepeda (jumlahnya) semakin meningkat setiap hari terkait semakin tingginya kesadaran terhadap lingkungan, termasuk juga perusahaan pembuat mobil," ujar Andrew Bernstein, editor majalah Bicycling, seperti yang dilansir dari Yahoo!, Rabu (12/10).



   
 


 






 
 











Sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015543767

 
Support : B2W | Majalah Sepeda | Jersey-Sepeda | Surya26.com | Olshop | Buah Matoa
Copyright © 2013. nggowes.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
-->